Jumat, 01 Juli 2011

Temen? Masa sih?

I wrote this as an answer to an old friend..that i consider her as acquitance now..
Saya pernah punya seorang teman yg dulu baik. Entah apa yg membuat dia berubah drastis sehingga membuat banyak teman lainnya sakit hati.
Dan hari ini saya menemukan tulisan dia tentang kebenciannya terhadap tindakan saya yg menurut dia terlalu demanding dan annoying. Saya menemukan itu tepat ketika saya berniat mau menghubungi dia. Tidak ada kejadian yg kebetulan,kan?
Saya jadi sadar bahwa selama ini dia tidak tahu apa yg dia lakukan.. Bahwa apa yg saya lakukan itu murni karena berusah memenuhi keinginan teman2 yg lain,yg ternyata buat A tak penting lagi sama sekali..dan sedihnya,dia ternyata benar2 nggak menghargai kami sebagai temannya.
Sejujurnya saya bukanlah org yg tahan dgn pertemanan yg terlalu dekat. Karena dalam hidup saya,ruang pribadi saya cukup besar.
Tapi demi pertemanan kelompok ini,saya rela mengalahkan egoisme saya itu.
Sayangnya,apa yg kita cita2kan memang tak selamanya bisa berjalan lancar. Seringkali kita harus melepaskan orang yg berusaha kita pahami sejak dulu. Termasuk soal teman.
Kini saya memilih akan menyayangi teman yg jelas2 juga sayang pada saya. Yang bisa terasa kangennya ketika bertemu. Yang bisa memahami saya selama ini dan terus berusaha begitu.
Orang2 seperti dia,jelas akan saya hapuskan. Karena saya kasihan pd teman2 sy yg lain,yg masih berharap pada perteman ini. Mereka orang2 baik lho..mereka perhatian dan sayang sekali pada A.
Dan ya,seringkali kita bertemu orang yg salah utk disayangi sebelum kita menemukan orang yg tepat,sekalipun soal berteman.

To you,thanks for showing me how i'm supposed to have better friends than you are :)

posted from Bloggeroid

Tidak ada komentar:

Posting Komentar