Sabtu, 24 Desember 2011

ILUVIA-update :)


Sudah sebulan terakhir ini, ILUVIA nambah satu anggota lagiii...namanya Dinda. She's my friend since college. Yeay yeay yeaaay...

Sebenernya nggak pernah terpikir akan partneran bareng Dinda. Walaupun gue tau dia ada niat buat wirausaha dan sering diajakin temen-temen gue yang lain. Ini berawal karena gue menawarkan shawl dan inner head-nya ILUVIA buat dia. Setelah jadi pembeli setia, Dinda pun ngejualin shawl-nya ILUVIA buat temen-temennya.

Suatu hari, kita telefonan singkat tapi serius. Dari ngomongin pembayaran shawl, tiba-tiba jadi ngomongin bisnis. Dinda tertarik jadi reseller resminya ILUVIA. Di saat yang sama, gue memang lagi kepikiran untuk expanding ILUVIA selain shawl. Jadilah di situ gue tanya sama dia, apakah bersedia jadi partner.

Lama setelah itu, kami nggak berkabaran lagi. Baru bisa bener-bener ketemu akhirnya setelah Dinda resmi keluar dari kantornya. Kita ketemuan tuh, sore-sore di Grand Indo. Chitty chatty endesbrei akhirnya kita setuju partneran dan mau berencana mengawali ini dengan ikutan fashion show-nya Majalah GADIS yang isinya fashion dance anak sekolah pake desainer lokal. Kami juga memutuskan untuk membagi tugas. Kreatif bagian gue, manajemen bagian Dinda.

Satu bulan sebelum GADIS School Fashion Rocks! digelar, gue memberanikan diri untuk mengajukan nama ILUVIA ke panitia. Itu hari Jum'at. Padahal, Sabtunya baru berencana buat cari bahan. Setelah dapet slot, mulai kan tuh pusing mikirin model, tema besar, de el el. First time for both of us..scary yet so exciting :)

Sabtunya, kami keliling cari bahan. Baru setengah hari berjalan, Dinda ditelefon sama nyokapnya, dibilang bahwa anaknya yang baru 2 taunan muntah-muntah dan diare. Tapi Dinda keukeuh mau nyelesein urusan ini dulu baru pulang. Akhirnya pas kami ke tukang jahit, dia udah speechless nggak bisa mikir. Selesai urusan hari itu, Dinda pulang dan anaknya dibawa ke UGD. Dalam beberapa hari kemudian Dinda absen dulu ngurusin ILUVIA karena anaknya harus dirawat di RS. Tapi kita tetep tuker pikiran lewat online. Alhamdulillah dalam 4 hari anaknya udah bisa pulang.

Akhirnya mulai lagi lah kami hunting, cari penjait dan menyortir ide yang segitu tumpleknya tapi harus difokusin ke fashion show dulu.

3 minggu setelah itu adalah waktunya fitting. Koleksi ILUVIA masih kurang 3. Label merk belum jadi, kartu nama belum jadi. Padahal acara tinggal seminggu lagi. Kita kebut lah semuanya, sampai kira-kira 5 hari sebelum hari H, kami dapet kabar kalau salah satu model merasa kurang pas sama koleksi kita. Ada sih stok yang ready, tapi..kami pengen stick to our theme. Padahal waktu itu gue lagi nggak bisa kemana-mana.

Di saat darurat itu gue cuma bisa bikin 3 desain, dan Dinda yang hunting bahan buat melengkapinya sekaligus ketemu sama penjahit. Alhamdulillah, semua bisa selesai H-2. Bener-bener, deh xp

H-1, gue dan Dinda bergerilya bikin aksesoris dari jam 5 sore sampai jam 11 malem. Soalnya basically kita kan nggak produksi aksesoris ya. Nggak ada yang jago prakarya juga. Jadi dengan bahan recycle kita upayakan ada tuh aksesoris. Untuk 10 model, 6 pakai aksesoris, sisanya kita pakein shawl ILUVIA yang sesuai aja.

Di hari H, pertama kalinya gue dan Dinda terjun ke fashion show. Kami juga dibantu Rani (my sister in law) dan Nindy (Dinda's sister in law). Gue bener-bener nggak kebayang kalau ILUVIA show tanpa mereka. Rani yang meriksa jumlah baju, Dinda yang ngafalin blocking, semua dikerjain di saat gue ngerjain hal lain. Jadi begitu gue dateng, semua tinggal di finishing berbekal report dari mereka.

Pas menjelang show juga ternyata ada beberapa aksesoris yang mesti gue jahit karena rentan untuk lepas. Rani makein aksesoris yang lain, Dinda ngerapiin model buat siap-siap. Di situ kalo nggak ada yang bantuin, nggak kebayang deh, bakal kayak apa.


courtesy of: Nindy (@Sabinanindya)

Fashion show-nya berjalan lancar, dan alhamdulillah ada beberapa masukan positif buat ILUVIA. Rasanya lega banget bisa melewati satu tahap ini walaupun baru awal banget. Semoga lancar terus selamanya, yah. Hope this partnership not only expanding ILUVIA but also our friendship in positive ways. Aaamiiiiiin.

Anyway, many thanks also to:

Raras: desainer logonya ILUVIA. Without her humble heart and creativity, i don't know what would i do to ILUVIA. You can find her in www.yeswearelazy.blogspot.com

Oni&Anne: dua teman baik dari Klaar (www.haveyouseenklaar.blogspot.com) yg bersedia berdiskusi, berbagi deg-degan-informasi-support, semuanya. Semoga kita bisa terus saling membantu dan memotivasi, ya. Suuuuksyesss! :)

Bobby: teman baik yang murah hati dan bersedia bantu ILUVIA shawls utk bisa nyusup di Market Place dan Jak Cloth. Banyak memberi info dan ilmu soal bisnis retail seperti ini. Since she and her family have done this long time before we do. Please click www.teatimeclothing.blogspot.com

Ocha: yang bantuin motret ILUVIA pas fitting. Sampe mesti baik-baik meja. Thank you so much.

Nindy: Fotografer buat ILUVIA pas show kemarin. Kelalang keliling sana-sini, jeprat-jepret sana sini. Padahal kakinya belum kuat untuk berdiri lama. Thanks a lot for your sacrifices :')

Rani
: my sister in law yang cerewetnya luar biasa. But yet she helped me and Dinda so much. Me and Dinda indeed need some energetic rascal like you, y'know..hahaha

Daly: buat semua support dan transport yang tak diganti dan juga juragan kartu nama. Live tweet di saat show berlangsung. Ye empyeeen, can't thank you enough :D

Angga: for yer permission everytime Dinda needs to be away for a while from domestic errands. Thank you so much for yer understanding, Ngga.


Also can't thank you enough GOD, i know you'll always there and lend a hand for me every single time..alhamdulillah :)




Please visit ILUVIA at www.iluviailuvia.blogspot.com or follow us on twitter @iluvi_a

Tidak ada komentar:

Posting Komentar