Minggu, 30 September 2012

Bogor Trip - Sahira Butik Hotel :)

 Weekend kemarin, gue dan Daly ke Bogor lagiiii...yeay!
Rencananya dimulai pas ada deal di Livingsocial.co.id di Sahira Butik Hotel, Bogor. Out of nowhere, Daly minta gue untuk beli voucher itu. To be exact, buat refreshing karena bulan November Daly bakal bekerja keras, hehehe.

Sahira Butik Hotel ini ada di Jl.Paledang, Bogor. Kalo dari tol Jagorawi belok kanan, ikutin jalannya Kebon Raya aja terus. Sampe ada plang-nya Gumati, nah belok deh. Emang hotel Sahira ini deket sama Gumati Resto.

Enaknya di sini, well..karena konsepnya Madani. Jadi yang nginep harus keluarga, kalau cowok-cewek mesti bawa surat nikah, dll. Buat gue sistem hotel yang begini lebih nyaman.


 Gue sendiri lupa milih kamar tipe apa, ya. Yang jelas double bed, di lantai 3, terus bayarnya semalem (udah pake voucher) sekitar 450.000. Pas banget kamar gue itu dapetnya bagian balkon. Pas malem, bisa liat sebagian kota Bogor yang lampunya nyala-nyala gitu menyenangkaaan, hehehe. Murahan ye guee ;p
 

Di hotel ini juga ada kolam renang, tempat fitnes, yang semuanya gue baru tau pas udah nyampe sana. Speaking of organizing a trip, ini sungguh yang nggak gue banget. Hehehe. Cuma memang niatnya ke sini buat santai aja, jadi nggak terlalu dipikirin juga.

Yang gue suka iniiiii
Sendal hotelnya lucu, hahaha. Warnanya merah merona gepeng gitu. Ini gue fotonya pake ngangkat kaki sikap lilin gitu biar nggak jemblek kakinya. Niat -___-

Jadi di hotel ini toilettries-nya warnanya merah semua. Kotaknya maksudnya, hehehe. Sama sabun bening dan shampoo, itu merah warnanya. Nggak ngerti kenapa, yang jelas bikin gemess.

Terus, yang penting buat gue dari hotel adalaaah..sarapannyaaa! Gue senengnya sama hotel ini karena ruang sarapannya di sebelah kolam renang. Rasanya semangat deh mau makan, hiahahahaha..itu mah rakus aja ya. Nggak tapi beneran, sarapannya lumayan banyak variasinya juga.
Padahal gue sendiri paling ngambilinnya ini ajaaa
Seneeeng deh ada baked bean! Terus yaa omelet tetep yah. Terus yang potongan-potongan itu semacam chicken chunks. Agak keras menurut gue, tapi lumayan lah rasanya.


Sama iiini deeeh! Toast pake butter sama strawberry. Itu mas-masnya yang ngasih honey. Padahal gue nggak mau, tapi dimakan juga sih ;p

Untuk kemana-mana, Sahira cukup strategis sih. Kemana-mana nggak perlu muter jauh gitu. Cuma belok kanan, kiri, beresss. Nah pas banget malem itu, kan lagi Liverpool lawan Arsenal ya kalo gak salah. Di seberang hotel, ada kafe kecil, yang ternyata adalah, base camp-nya Arsenal di Bogor. Hwalaah, rameeee banget! Gue sampe mikir ada tanding bola apa ya malem-malem gini deket Kebon Raya? -___- plis deh Far, hiks.






Jumat, 28 September 2012

My Own Version Of Heaven

Disclaimer: i'm writing this while holding my tears from falling. It must be the hormonal medicine. Because my head feels so airy. Blank and easy but also hurt. But thank GOD, i can fulfill my mind with happy things (during weeping) to share.

Heaven is a better place.
Better than earth.
Better than hell (of course).
Better that those 'heaven on earth's

GOD said there 'll be river of milk, river of water, river of any good drinks you want.
HE said we can have anything we want.
HE said we can eat or drink anything we'd like to.
HE said we're gonna be super happy like forever.

Forever is a long time, dear GOD.

And i want YOU to please give me these as additional requests when i'm there beside you in heaven:

- I want a live video montage with Chris Brown's song 'Don't Judge' me as background. It's like real good video clip about relationship, the go to the winding road, asking themselves who they really are. Love on earth never that enough right?
- I want to eat chocolate, cheese, peanuts, and drinking milk as much as i want without getting a migraine.
- I want to befriends with Big Bang and 2ne1. Even if they're not in heaven, please give me the prototypes. I would like to play with them and talk until the night become the dawn.
- I want to eat anything i want. Martabak manis, capcay made by my Mom, sup buntut made by my Mom, spaghetti agliolio, rendang made by my Mother in law, a cake that Margie once had made, red velvet cupcakes, without getting fat.
- I want to ride a car. To look cool behind the wheel, without any chance to get accident. Even only for a day, i don't mind.
-I want to be able to paint. I want to paint all good things in heaven..all that can express my feelings, then give them to anyone who will happy to receive, and put my favorite ones on the wall.
- I want to have a chance to say thank you to everyone on earth. For knowing-or not knowing me, for making me part of the society, for everything. 
- I want to be with my husband. Actually i may want my mom also. But mom will need a man to be her mate. So i choose my husband. The one who love me the way i am, and try to make me happy no matter what. If i have to wait for some time to be with him, i don't mind. Even if we're not meant to be in heaven, it's alright, you can set us as best friend.

Kamis, 27 September 2012

Ke Dokter Karel Maanary di RSIA Bunda :)

Hm, kayaknya gue mulai jarang update soal program hamil lagi.
Yaa..mungkin karena sejak Desember 2011 lalu, gue memutuskan berhenti terapi hormon di RSCM Kencana. Yup, setelah setahun ngejalanin, melewati banyak tes dan perkembangan, gue akhirnya memilih berhenti.
Kenapa?
Karena gue lagi fokus bikin ILUVIA. Karena masih mengonsep dan bikin sistem, gue mikir sayang juga ya, kalau gue keluar uang banyak buat terapi, tapi pikiran dan fisik gue nggak mendukung saking sibuknya.

Setelah 8 bulan berhenti, gue memutuskan untuk memulai lagi. Mungkin karena sistemnya ILUVIA sekarang udah nggak se-hectic dulu, ya. Jadi gue bisa agak lepas bebannya.

Gue memulai lagi dengan Dr. Karel Maanary di RSIA Bunda.
Kenapa gue pilih beliau? Pure karena review dari orang-orang aja. Sebenernya banyak yang rekomen dokter kandungan di RSIA Bunda itu Dr.Ivan, untuk yang internasional. Cuma, gue entah kenapa pengennya nyoba di Dr.Karel dulu.

Kemarin adalah kali ke-empat gue ke sana kalau nggak salah. Pertama kali ketemu Dr.Karel, waduh..sepuh juga ya. Sampai pas lagi daftar pun gue dikasih tahu kalau Dr.Karel udah tua, jadi kalau dia telat atau nggak bisa malam-malam praktek harap dimaklumi. Ok!

Tapi ya, dia satu-satunya dokter yang bilang : "Ini akan agak lama prosesnya. Kita sabar aja ya. Kita coba dulu."
Somehow, kalimatnya membuat gue bisa lebih kuat aja ngejalanin ini, karena udah kebayang seberapa jauh gue akan menjalani ini. Oh iya, kasus gue adalah PCO yah. Sel telur kecil-kecil yang susah matang.
Then gue dikasih obat dasar banget. Antibiotik, obat hormon, dll,dll. Ada dua resep. Resep 1 itu buanyak banget. Selesai resep 1 gue flek.

Dateng lagi lah gue ke Dr.Karel. Dia bilang itu pertanda bagus dan lanjutin resep 2 dulu.

Minumlah resep 2 selama..hm, lupa kalo gak salah seminggu. Abis itu mens lah yaa gue.. terus di hari ke-3 gue kontrol lagi ke Dr.Karel. Dan dia bilang ada kemajuan, kok. Bagus kondisi rahimnya.

Selesai mens, gue disuruh kontrol lagi, tepatnya kemarin. Diukur lah diameter rahim, dan nebus obat hormon baru.
Gue kan nggak bisa baca tulisan dokter, ya. Jadi resepnya nggak tau apa. Tapi pas obatnya dikasih ke gue, gue langsung bengong lho, asli.

Obatnya ada banyak, tapi dua yang bikin gue bengong adalah Profertil dan Actos. I was like, wow..double combo!

Jadi ceritanya, Profertil adalah obat hormon yg dikasih sama Dr.Kemal dari RSIA Tambak. Dulu banget waktu pertama kali gue terapi hormon. Cuma dua sesi pemakaian, satu sesi 5 hari, gue menggemuk hebat. Lapar setiap waktu yang nggak sampe bunyi kriukkkk gitu ;p Mau olahraga pun badan tetep tebel, emosi pun luar biasa deh rasanya.

Sedangkan Actos...well..nggak separah Profertil. Cuma 1/3 nya kali efeknya. Laper sih tetep, tapi terkontrol, cuma emosi mah teteup yes. Dan selama setahun program hamil di RSCM Kencana, bisa kebayang udh berpuluh-puluh Actos yg gue minum. Semacam udah hafal dan reminiscing.

Nah ini gue dapet dua-duanya. Hahahaha xD asli geli sendiriiii.

Tadi malem gue udah minum serenceng obat-obat itu. Tadi pagi juga. Hasilnya?
Gue mewek berat pas hari ini flashdisk kecil kesayangan gue ilang. Sampe gue track ulang ke jalan yang gue lalui. Nggak nangis sih, tapi sedihnya naujubile. Ngeselin ya? Hahaha.. dan gue juga ngerasa ngelayang dan lapar tentunya. Emang kata Dr. Karel, nanti akan ada efek mual, pusing dan tentunya berat badan yang meningkat. Soalnya doi nanya berat badan gue berapa sekarang sebelum kasih resep, ihihihi...saya udah tau kali dok ;p

Buat yang mau nyoba ke Dr.Karel juga, perincian biayanya begini:
Biaya dokter 250.000
Biaya obat: sekitar 450.000-an. Obatnya mostly generik. Jadi nggak gitu meres kantong ;)

Hyaaaaaah..doakan aku berhasil ya temans! Semangat! :D 

Kamis, 20 September 2012

Conversation with A Barista

Lokasi: Starbucks Oakwood
Waktu: 21.30

Him: Silahkan Mba...
Me: Hm, hot tea?
Him: Mau apa? Kita ada Peppermint...
Me: Mint..mint
Him: Size-nya?
Me: .... *eyes to the menu board*

Hening...

Him: Size?
Me: Grande
Him: *senyum*

Dia cetat cetut di mesin kasir

Me: Boleh pakai gelas aja ya?
Him: *senyum* Mau nongkrong-nongkrong dulu, ya?
Me: Hm.. *senyum*

Dia ngutak ngutik brewing machine

Me: Nggak enak kalo minum teh pake cup
Him: Bener banget! Rasanya kayak minum pake koran
Me: *senyum*


Senin, 17 September 2012

Good Things Come if We Believe :)

I had a weekend blast!
Dimulai dari sabtu, dimana gue sebenernya bangun jam 10 pagi dalam keadaan migren. Asli kepala sakit sebelah, tapi yang labil gitu. Kadang-kadang ilang, kadang ada.
Tadinya rencana mau ke Mangga Dua, dicancel langsung. Daly bilang nggak pengen gue ngerasa nggak nyaman di sana kalau migren-nya makin parah.
Ya udah, sarapan lah kita kan. Abis itu belok tujuannya jadi ke Pasaraya.
Niatnya mau nyari sepatu lari. Karena punya gue baru aja copot gitu sol-nya, terus punya Daly udah robek banget.

Sampe Pasaraya jam 2-an. Langsung ke Century buat beli antangin tablet sama tolak angin cair. Gue minum yang tablet dua, yang cair satu. Hahaha..banyak, ya? Liat-liat barang elektronik bentar, terus baru deh ke lantai 4 buat nyari sepatu.
Ternyata, lantai sepatu olahraganya Pasaraya itu kebanyakan barang sale semua. Tapi memang brand-nya nggak banyak. Paling banyak Reebok, itu pun ukurannya udah nggak lengkap. Bener-bener susah nyari ukuran sepatu gue yang pasaran ini, 39. Akhirnya tetep beli sih, abisnya udah nyampe situ, hehehe ;p

I'm not a big fan of purple. Cuma yang ini lumayan lah. DMX Ride yang harganya lebih dari setengah harga aslinya ;)

Ini sepatunya Daly. Gue ledekin mirip sepatu anak sekolah, hahaha. Padahal buat jogging atau fitnes, hihihi... Gue juga beli tas fitnes, lagi-lagi karena tas hadiah dari klub fitnes gue jebol sodara-sodara. Padahal baru berapa kali gitu dipake. Nggak lagi-lagi deh ngandelin tas hadiah.

Dari situ pusing gue berubah jadi ngawang-ngawang. Semacam ada angin di jidat gitu lho, aneh banget. But i choose to enjoy the day. Nggak mau kebawa sakit.

Terusin lah jam 4 abis itu kita niatnya ke Supersteak di deket Mayestik. Di tengah jalan baru ngeh kalo Supersteak nggak bisa pakai kartu apapun. Mesti cash. Mampir lah kita ke Circle K Pakubuwono. Eeeeh, pas banget ada iniiii

Somay piiiink!
Ahahaha..nggak pake ba bi bu, langsung beliii 3 biji ajah. Secara somaynya gede-gede banget ya. Lumayan segitu juga 27.000. Tapi enak, jadi worth the price menurut gue :) Terus apa kabarnya Supersteak?

Batal sodara sodaraaaaa :D
Hahaha..agak murahan yaaa.

Anyway, dari situ gue jadi IM2an sama Bobby. Gara-gara ngomongin somay, sampe jajanan di BSD. Soalnya gue dan Daly yang masih pengen main, nyicip sana sini, nyemil ina itu gitu, dan tujuan berikutnya adalah Pasar Modern! Yipikayey!
Sama aja pulang sih sebenernya, tapi entah ya..gue suka banget sama Pasar Modern. Bobby ngasih rekomendasi pisang srikaya. Jajanan pisang goreng gitu dioles selai srikaya. Ya udahlah yaa..langsung aja meluncur ke sana.

Jalanan nggak gitu macet juga walaupun sabtu. Jadi sekitar jam setengah 6 kita sampai lah di Pasar Modern. Parkir pas di depan Alfamart, tinggal jalan geser dikit ke Suka Hati, kiosnya pisang goreng srikaya :)


Beli lima biji, dimakan berdua sambil jalan-jalan ngiderin Pasar Modern. Belepotan? Jangan ditanya. Itu jilbab gue sampe basah karena gue elap elap mulu pake tissue basah akibat ketumpahan selai, hihihi. Abis itu kita pesen lagi buat dibawa pulang.

Dari situ, ehm..masih mau jalan-jalan lagiii! Pergi lah kita ke Raja Kepiting! Agak jauh sih, tempatnya ke arah Alam Sutera gitu. Dan BSD kalo udah ke arah Alam Sutera itu macet sodara-sodara. Cuma, udah kepalang tanggung, ya sudahlah ya.
Eh iya, udah lupa juga nih kayaknya sama sakit kepala? Hehehe ;p

Raja Kepiting ini terkenal sama kepiting papua-nya. Sayang pas kita nyampe, kepitingnya lagi kosong. Dia bilang sejak Lebaran belum dikirimin stok lagi. Akhirnya pesen kepiting kalimantan saos padang. Satu ekor aja buat berdua karena udah kenyang juga abis makan pisang, kan.

Terusss, pas dateng ternyata ukurannya lumayan besar. Daging kepitingnya manis dan segerrrr.. kerasa ringan banget pas dimakan. Bumbu lada hitamnya juga enak, panas tapi masih bisa ditolerir. Cangkangnya juga gampang banget dipatahin. Aku senaaang..dan disinilah pusing gue ilang, hahahaha jijay.

Pas udah bayar, naik mobil, baru deh itu pusing dateng lagi. Karena dingin kali yaa jadi kerasa lagi? Cuma karena emang udah malem dan mau pulang juga, Daly nyuruh gue untuk tidur aja sepanjang jalan pulang...
Beres deeeh :)
See? Kalo emang rasa nggak nyaman itu bisa dilawan, nggak mustahil kan untuk bersenang-senang? :) 


Minggu, 16 September 2012

Menyampaikan peluk..

Untuk seorang teman yang sedang berusaha tegar. Karena masih diuji kesabarannya dalam punya momongan.
Saya tau kamu masih sedih.
Ngerti juga kalau kamu berusaha untuk menerima kondisi ini.
Paham juga kalau kamu kecewa.
Bisa merasakan juga kalau harapanmu pupus.
Tapi kita akan usaha bersama..sampai impian kita terwujud.
Hingga saat itu tiba, salam peluk selalu dari saya. Mungkin saya nggak bisa bantu banyak. Tapi saya bersedia kalau kamu mau membagi sedihmu.

Yang sabar ya, teman :)

posted from Bloggeroid

Kamis, 13 September 2012

Ah, Jadi Pengin Part 2!

Barusan buka-buka twitternya @testpack dan jadi inget semua dialog di film itu. Semua adegan yang bikin merinding sekaligus ketawa..
Jadi pengen nonton lagiiii, uhu uhu uhu uhu uhu :)
Semoga ada yang mau nemenin. So far di sekeliling gue masih pada nggak yakin kalau film Indonesia bisa sebagus itu :)

Rabu, 12 September 2012

Nonton Test Pack (You Are My Baby)

Haasli yaa..
Nggak nyangka bakal nonton film ini dan nggak nyangka  bakal suka!
Berawal dari isengnya gue abis nge-gym malem di Setiabudi Building. Pas banget hari Rabu, pas banget pasti ada film baru. Di antara semua film yang tayang, film Test Pack ini yang menurut gue paling tepat dicerna buat jam 21.25, hahaha. Soalnya pengen ngajakin Daly nonton juga, dan sudah pasti dia juga pengin nonton film yang nyantai tanpa mikir setelah lembur berkepanjangan.

Kata temen gue, film ini dibuat berdasarkan novel berjudul yang sama. Katanya sih, ada beberapa adegan yang nggak ada di novel tapi ada di film. Biarin lah, yang penting gue bisa menikmati filmnya :)

Jam 21.10 baru gue beli tiket, dan memang nggak ramai. Weekdays dan malem benerrr. Tapi lumayan lah, kurang lebih ada 30 orang yang nonton.
(Photo courtesy of m.detik.com)

Ceritanya tentang Rahmat (Reza Rahadian) dan Tata (Acha Septriasa), pasangan suami istri yang sudah 7 tahun menikah tapi belum dikaruniai anak.
Sounds familiar, eh? Hahaha...Familiar banget sama hidup gue maksudnya ;p
Jadi digambarin lah itu segala usahanya si Tata untuk hamil yang seeeelalu dapet dukungan dari Rahmat. Rahmat-nya itu bisa makan dan minum semua yang diminta Tata. Nyoba segala posisi berhubungan seks, sampai ngelakuin ritual yang katanya bisa bikin usaha mereka berhasil. Dan terakhir, dateng ke dokter untuk program hamil de el el.
Sounds soooo familiar, hihihi...

Yang gue suka, chemistry antara Acha dan Reza itu kerasa banget. Mereka cuddling, peck kissing, sampai lari-larian di dalam rumah kalo lagi becanda. Bener-bener apa ya? Gambaran marriage life jaman sekarang kali, ya? Yang emang fun dan nggak kaku.

Trus banyak adegan konyol-nya juga. Bayangin aje, ada Jaja Miharja sama Meriam Bellina. Menurut ngana? Itu berdua kalo udah jadi pasangan, gue udah ngakak duluan liat dandanannya, hihihi. Dan sepertinya satu bioskop kemaren juga setuju. Pada ketawa bareng kalo mereka lagi muncul.
"Ngancol, yuk?" Huahahahahha xD

Dialog antara Rahmat dan Tata juga keceee...! Gue suka banget kalo scene-nya udah panjang, dan tetep Acha dan Reza itu tektokannya lancar. Ada juga adegan agak panjang antara Rahmat dan Shinta (siapa itu Shinta? Nonton aja, hehehe) tapi kayak ngobrol biasa.

Gue merasa sangat sangat familiar sama detail adegan program hamil itu. Ekspresi ngarep-nya Acha setiap pake test pack. Atau muka nggak nyamannya pas di-transvaginal. Atau kesakitannya pas disuntik hormon tiap hari.
I feel so connected to this movie. In a nice way :)

Mungkin karena itu semua juga gue alami, dan mungkin juga istri-istri yang pengin hamil lainnya :)
Kecuali si suntik tiap hari itu, ya. Soalnya gue menolak ikutan program itu, takut!

Reccomended banget. Love story yang nggak cheesy, luwes, dan terasa real. Gue bisa lho, ngerasain rasa sayang antara Rahmat dan Tata itu. Bisa segitunya, ya? Hehehe...

Satu yang jadi perhatian gue. Sayangnya film ini ditulis untuk remaja. Padahal menurut gue sih masuk kategori dewasa. Soalnya adegan-adegannya, dialog-dialognya, semua dewasa banget.


Selebihnya, sok atuh ditonton itu film. Ada banyak cameo yang sebenernya artis terkenal. Kayak Tora Sudiro, Dwi Sasono, Poppy Sovia, Endhita, dan banyaaak lagi! Cameo berkualitas itu yang bikin filmnya makin kece. Emang sih, buat sebagian orang katanya film-nya sedih. Buat gue sendiri, mengharukan sih pasti iya, tapi sisi menyenangkannya itu lebih besar :D

Selasa, 11 September 2012

Ter-kenyang

Boooyaaah!
Alhamdulillah kuenyang. Asli bukan kenyang tapi kuuueennyaaaang.

Belakangan ini, sebenernya gue menghindari konsumsi nasi dan makanan apapun berlebihan. Yang penting cukup aja. Selain mau mengembalikan berat badan ke posisi semula, ya biar baju yang lama pada muat juga.

Tapi hari ini, walah... baru juga setengah hari. Semua itu buyyaarrr!
Tadi pagi, gue minum just alpukat buat sarapan. Sehat yaa? Eits, tapi diiringi batagor fresh seporsi. Alasannya, gue mau meeting jam 11 siang. Dan biasanya meeting rutin ini ngelewatin jam makan siang.

Bener aja..
Meetingnya baru kelar jam setengah dua.
Meskipun di tengah meeting gue minum teh kotak, tetep aja ya. Badan gue tiba-tiba gemeter nggak keruan. Padahal baru order delivery Yoshinoya, dan mereka bilang 60 menit baru akan nyampe. Weleh...

Akhirnya gue makan roti gandum yg bulet 1,5 biji. Masih gemeter juga, minta pangsit sebiji dari temen gue yang lagi makan mie. Masih juga ni badan gemeter. Nekat deh, makan cokelat. Padahal alergi. Bodo deh, yang penting badan gue normal. Makanlah beng-beng dua biji.

Udah dong, rasanya kenyaaang. Pikiran gue, lumayan lah, bisa ngganjel perut sampai setengah jam ke depan.

...
......
Terus si Tika teriak...
"Ada yg pesen Yoshinoya nggaaaaak?"

Damn, itu si yoshinoya dateng. Mana gue beli beef bowl original plus karage pulak. Hiyaaaa...

Dan..dua menit yang lalu, baru saja gue habiskan itu semua. Asli gue paling nggak bisa liat makanan nggak diabisin. Jadi deh..perut kekenyangan parah. Buyarlah semua rencana gue makan sehat bin diet itu. Bubbarrrr!

Etapi, alhamdulillah lah..masih untung bisa makan enak banyak-banyak, hehehe :)

Sabtu, 08 September 2012

Kembang Tahu saus Coklat

http://instagr.am/p/PTw4O7I2PB/

asli gak bo'ong ini tahu di resto Iki Kuwi, Mall Of Indonesia.
Surprisingly delicious. Sayang, udah kenyang makan roti bakar. Jadi gak abis deh, hiks..

posted from Bloggeroid

Kamis, 06 September 2012

Kenang kenangan



Mwihihi..ketinggalan nih. Plester princess Belle dari si Madu buat kaki gw yg lecet. Beneran sepasang princess ini gw pake lho. Hahaha...



(muka yg ngasih, lagi serius bbm-an di taksi)

posted from Bloggeroid

10 hours date!

So happy today :)
I had a date with my old friend Madu. We started it a bit late from the first time we planned. We met at Cafe Siang Malam, near my laundrette in Setiabudi and left after i finished my brunch.



Afterward we went to Tanah Abang by cab. Went to 8th floor for real lunch. Ended up looking for nothing. Walked down to the fashion district, sweeped each floor with gaze and analized a bit.

Then went up to place to cleaned ourselves up and had little nap. Watched Gangnam Style MV, the making, switched stories about friends, colleagues, bestfriends, and all girl's stuffs :)

In the afternoon we went to Senayan City for sushi dinner! Yippikayey! It's not that i missed sushi much. But we almost always had sushi lately.



After some salmon mentai, salmon crispy, edamame, we forgot of our diet that moment. Hehehe. And we didn't missed to watch strange things people do, mwihihihi.. Afterward we went up fooor..a movie date!



It was Red Light, and sadly i must say.. Even i like Robert DeNiro and Cillian Murphy, we ended up laughing afterward. The thriller effect didn't move us a bit. So..not reccomended :)






Looking forward to hang out all day with you again Maduuu! :D

posted from Bloggeroid

Minggu, 02 September 2012

Tragedi Waxing ;p

Disclaimer: yang lagi makan, yang lagi eneg, yang risihan, jangan baca yah postingan ini. Hehehe ;p

Setelah bolak balik menimbang, apakah tragedi ini perlu diposting, akhirnya tekad gue bulat. Ya, akan gue ceritakan pada dunia kejadian pas waxing kemariiin!

Dimulai dari seminggu sebelum Lebaran. Gue mencoba krim perontok bulu, untuk pengganti waxing betis. Awalnya optimis, terus..dalam dua hari saja itu bulu udah pada numbuh-numbuh kayak jenggot. Kebayang nggak sih di kaki bulunya kayak jenggot? *smh*

Akhirnya pas banget sebelum Lebaran gue ke Itje Her Wijaya, waxing ulang. Tapi, waxing kali ini sampe setengah jam lebih. Soalnya, bulu-bulu yang di kaki baru numbuh itu masih dikit banget. Jadi harus berulang kali diwax, itupun hasilnya nggak maksimal. Mau dicabut pake pinset, heyalah, bisa sampe Lebaran kuda kali ya baru selesai. Gue juga nggak tahan mringis mringis kesakitannya.

Kemarenan banget, hari Jumat, gue ke Plaza Semanggi buat nyari barang. Kelalang keliling, eh..nemu tuh tempat wax di lantai.1.  Ntar ya review-nya menyusul.

Ceritanya gue masuk bener-bener iseng. Nanya sama mbak-nya, harga half leg berapa? Dan memang lebih mahal dari Itje Her sih. Bisa dua kali lipatnya. Cuma, dengan pertimbangan itu lokasinya di mol, dan buka sampe malem, menurut gue worth to try.

Sebelum di wax, gue numpang maghrib dulu, tuh.
Naaah, pas lagi wudhu, gue denger orang jerit-jerit. "Aw..aduh! Aduh mbak!" dari bilik sebelah. Gue diem aja. Itu hal biasa kok buat orang yang baru pertama di wax.

Abis sholat, lagi lipet mukena, itu orang jerit-jerit lagi. Kali ini lebih spesifik.. "Mbak, panaaas..panaaas..!" Mwihihihi, sambil nahan ketawa gue tanya lah sama mbak-mbaknya.

Me: "Itu waxing apa sih, mba?"
Mbaknya: "Brazilian..."
Me: *manggut manggut dengan keras* Bisa dibayangkan lah itu sakitnya yaaaa

Terus, gue ditempatin pas di sebelah bilik si cewek yang jerit-jerit itu tadi. Pas gue lagi tengkurep, karena waxing kaki-nya bagian belakang dulu, itu cewek mulai jerit-jerit. Panas lah, aduh-aduh lah..sampai mbak-nya dia berusaha nenangin. Udah tuh, hening...
....
....
....
"P*NT*TKUUUUUU....!!"
Tiba-tiba itu mbak jerit kenceng banget. Huahahaha...asliiii susah lhooo nahan ketawa sambil tengkurep. Buat yang tahu apa itu brazilian wax, paham lah pasti yaa, kenapa jeritannya seputar area itu.

Mbak-mbak yang nanganin dia kedengeran ketawa. Biar jeritnya nggak makin keras, ceritanya itu kastemer dikasih permen. Sambil ngunyah do'i nanya-nanya buat mengatasi paniknya. Dia bilang,

"Ini dari kayak gulali gitu ya, mbak? Jangan-jangan kalo lagi laper sama mbaknya dimakan lagi?"
"Kayaknya cuma aku aja yang berisik, ya? Yang lain pada waxing apa pijet sih, kok diem aja?"

Mwhahahahaha..kocak deh pertanyaannya.

Terus, tak disangka tak dinyana, dia bilang gini:
"Mbak, kalo mau kentut gimana?"
================hihihihihihi...
Mbaknya bilang: "Ya boleh, asal suaranya jangan keras-keras"

Udah tuh kan..hening. Kayaknya semua kastemer nungguin pertanyaan berikutnya deh, hohoho..

Eh dia bersuara lagi
"Mbak, beneran nih aku kayaknya mau kentut..."

Si mbaknya itu kayak baru ngomong "Eee..."

PRUUUTTTTT!!!

Keluar lah gas tersebut yaaa..hiihihihihi. Mbak-mbak yang nanganin dia sampe ketawa geli. Ya gue juga pengennya bisa ketawa sih.Tapi kan nggak mungkiiiiin.
Asliiiii, susaaaaah banget gue nahan ketawanya. Gue sampe message-in Daly, bilang pengen cerita banget banget. Soalnya nggak tahan geli banget.

Untuuuung aja gue selesai duluan daripada dia. Agak penasaran sih ya, pengen liat mukanya. Cuma ya sudahlah yaa. Kasian juga itu orang kalo mukanya ketauan, hahaha xD