Rabu, 26 Desember 2012

Saya Nggak Kenal Kamu, Tapi...

Saya nggak kenal kamu..
Tapi cerita tentang kamu sering terdengar di telinga saya
Saya nggak kenal kamu..
Tapi obrolan tentang kamu mengalir lewat mulut mulut para sahabatmu yang kebetulan berteman dengan saya

Tentang cerianya kamu, tentang menyenangkannya kamu..
Sekarang kamu sudah kembali ke pelukan-Nya..
Saya harap cerita indah tentang kamu akan terus didengar banyak orang

Selamat jalan Cecil Vickend..
Inna lillahi wa inna illahi rooji'uun

posted from Bloggeroid

Kamis, 20 Desember 2012

Happy Birthday to My Partner in Life


Mau cerita tentang yang ulang tahun hari ini :)

Gue kenal manusia ini sejak enam tahun lalu, walaupun baru kenal beneran hampir lima tahun terakhir. Dulu, gue sama sekali nggak bisa ngeliat bagusnya orang ini apa, except, his knowledge about technology. Dan..nggak pengen juga tau bagusnya apa. Beneran.

Out of nowhere, ada kejadian yang bikin gue terpaksa banget ngobrol sama manusia ini, di Starbucks, tahun 2007. Anehnya, gue ngakak terus sepanjang malam dengerin manusia ini cerita. Soal keluarganya, soal kejadian aneh yang pernah menimpa dia, semua hal yang menurut gue real dan nggak dibuat-buat.

Beberapa bulan kemudian, di tahun 2008, orang ini juga yang bikin orang tua gue kaget, karena begitu gue bawa ke rumah, langsung buat mengutarakan niat kita untuk married.

Manusia itu namanya Daly. And yes, he is my partner in life.

Sebagai seorang partner, percaya deh, meskipun hobinya bikin pantun, berkreasi dengan kata-kata, atau apalah..he is not romantic at all. Nggak pernah kepikiran surprise. Nggak pernah kepikiran dinner. Bok, dinner buat dia itu literally, alias makan malem pake gule sama sambel ijo, hahaha. Dia nggak akan memuji kalau memang nggak perlu. Nggak tipe yang nanya udah makan belom for the sake of basa basi.

He gave neither flowers nor chocolate. No greetings card or valentine’s gift. Lempeng aja kayak brem Madiun.

Nggak pernah  niat bikin foto berdua, kecuali foto pas kawinan. Bahkan sehari-hari pun kayaknya foto gue berdua dia kurang dari 5 jari.
Dia nggak pernah berusaha bikin sesuatu buat gue biar romantis. Entah teh atau indomie, nggak deh pokoknya...

Seperti halnya dia nggak pernah minta gue untuk masak, beresin rumah, nyuciin baju dia atau ngurusin makannya.
Dia nggak pernah minta  gue untuk pulang cepet kalo lagi main, atau berhenti bergaul sama si A kalau kurang cocok sama dia, atau membatasi berkunjung ke rumah orangtua gue di saat orangtua dia lebih butuh dikunjungi.

Dia nggak pernah maksa gue datang ke kawinan keluarganya yang full adat kalau gue lagi nggak enak badan. Dia juga nggak pernah masalah kalau baju dia terpaksa ditumpuk sama baju gue karena lemarinya kecil.

Dia nggak pernah nolak kalo disuruh tidur miring karena gue keganggu sama ngoroknya. Dia juga nggak pernah protes kalau gue kebanyakan beli sepatu, atau pengen sekolah di luar negri meskipun resikonya adalah ninggalin dia dalam beberapa waktu.

Dia nggak pernah ngambek kalau gue lupa bawa sesuatu pas udah di jalan dan terpaksa balik lagi ke rumah. Dia nggak pernah bĂȘte kalau gue ninggalin tumpukan baju yang udah disetrika sampe malem cuma biar dia yang masukin ke lemari.
Dia nggak pernah keberatan untuk sholat di tiker, saat sajadahnya gue pake. Dia nggak pernah berhenti mengiyakan apa yang gue mau sekalipun kadang itu sangat mengada-ngada.
Dia nggak pernah marahin gue sekalipun gue salah.

Orang ini sangat nggak menyusahkan hidup gue sama sekali. He sets me free.
And I thank him for that.

We don’t trade gifts on our birthdays. He doesn’t need me to say love words. He just doesn’t.
But I think the world needs to know how much he completes me. So there…

Happy birthday Daly.

Semoga Allah melimpahkan pahala dan kebahagiaan buat kamu karena sudah terlalu sering bikin aku senang. Semoga Allah memberikan tempat terbaik buat kamu karena kamu selalu menyediakan semua yang terbaik buat aku. Semoga Allah memuliakan kamu karena kamu selalu berusaha memuliakan tidak hanya aku, tapi semua orang di sekitarmu.

I hope you’re the one and only for me, here..and in the afterlife.





Jumat, 14 Desember 2012

Things You Should Accept *big gulp*

- There are friends you thought friends and later on you found out that they are not.
- There will be bunch of people who do talking.. about you..as their daily activities.
- There are people who are naturally good at provoking. And when you're up, they will remain silent.
- Fake people stick together.
- There are people who need attention so much, they can do whatever they want to get it.
- There are people who will save their asses by sacrificing person who helped them the most.
- Karma does exist.

Inhale..exhale..that's the ugly truth

posted from Bloggeroid

Rabu, 05 Desember 2012

Ah Mei - Pejaten Village

Back to months a go. I stayed from day to night for event that held by my office. Together with Inang, my friend and also my ex colleague.



Things that made us feel better were these





Yummy dishes from Ah Mei, Pejaten Village. Oh i love peranakan cuisine :)



posted from Bloggeroid