Minggu, 28 Juli 2013

THR oh THR

Yayayayayayyyy..
seneng deh, bisa posting sesuatu lagi, hehehe ;p

So yaa, gue mau cerita tentang THR dan mengatur keuangan di momen menjelang Lebaran ini. Sejak married, ini alhamdulilah jadi Ramadhan ke-4 buat gue dan Daly. Many things have changed. Many nominals and dots that have changed also, khikhikhi...

Salah satunya yang berubah adalah, tahun ini THR gue nggak full. Karena baru 7 bulan kerja di kantor baru ini. Jadi, itungannya tetep aja 7/12 dari gaji sebulan. Tetep alhamdu..lillaaaaah :D

Yang berbeda lagiiiitahun ini ada ritual baru. Berhubung cuti Lebarannya sedikit, karena posisi Hari Raya yang deket sama sabtu dan minggu, keluarga gue memutuskan untuk open house di H+1 Lebaran. Which means, we need to prepare an extra extra budget to feed approximately 40 people. Not to mention Dana Darurat dan Dana Pensiun yang mesti 'dikejar' juga lewat THR. Maklum, dua dana krusial itu buat gue dan Daly ada targetnya. Dana Darurat, sebisa mungkin nyampe ke 6x pengeluaran bulanan (walaupun ngos-ngosan). Sedangkan Dana Pensiun kita lagi nyiapin 'base'-nya sebelum melanglang bebas ke reksadana.

Jadilah pembagian THR gue dan Daly sebagai berikut:
THR Daly: Dana Pensiun, Dana Darurat, Dana Liburan, Cicilan KPR sebulan.
THR Fara: Budget makanan Lebaran (makan besar dan kue kering), Zakat, Infaq/Sodaqoh, Angpau, THR ART, renovasi rumah kecil-kecilan.

THR Daly
Dua dana pertama udah jelas kan, buat apa? Dana ke tiga ini kita masukin dari THR juga karena memang ada rencana buat liburan di awal tahun 2014 nanti. Nggak ngarepin yang terlalu mewah, sih. Tapi Daly kemaren nonton Nat Geo terus ngiler pengen mampir ke hotel yang cakep, hahaha! Jadi deh, dipikirin banget budgetnya dari sekarang.

Terus tentang cicilan KPR. Sebenernya ini adalah langkah jaga-jaga dari gue dan Daly tiap dapet dana ekstra. Kita jaga-jaga aja, in case (amit-amit) ada kejadian urgent yang membuat kita terpaksa skip bayar KPR, tetep ada dananya.  

THR Fara
Budget makanan Lebaran ini masuk faktor paling buesar. Ni di bayangan nyokap gue aja, udah begini: hari pertama masak seadanya (baca: ketupat+opor+sambal goreng ati); hari kedua--pas open house masak segalanya (baca: pake catering untuk menu tertentu dan dessert plus... kue buat hantaran ke mertua dan kakaknya nyokap). Besar kah itu? Buesarrrrr! *garuk garuk aspal*. Untuk budget ini, gue dan Daly patungan juga sama adek gue biar sama-sama ngerasain susah senengnya, hehehe.

Zakat, infaq/sodaqoh/angpau/THR ART mah biasa yah. Pasti masing-masing udah tahu berdasarkan kebutuhan masing-masing.

Renovasi rumah kecil-kecilan ini yang mak jeblus! Sebenernya rumah baik-baik aja. Sampe kemaren pas lagi nginep rumah mertua, si nyokap sms.

"Far, talang depan rumah kamu itu kayaknya perlu dibenerin. Plafonnya dll mesti diganti biar nggak makin rusak"

Gue dan Daly, yang biasanya pulang ke rumah cuma buat tidur sama mandi aja, baru ngeh. Bahkan kita nggak kebayang lho, talang belah mane sik yang dimaksud nyokap?
Tapi karena khawatir juga sama kondisinya, ya udah deh, renovasi. Budgetnya? Ngambil sekitar 20% dari THR gue tahun ini*nyengir*. Berarti mesti say no to lunch di mall abis Lebaran for days nih, biar nggak makin kecekek :p

Pertanyaan:
Di manakah budget buat baju Lebaran? 
Kagak ade! Ya ada sih, kalo buat gue, hahaha. Tapi itu pun nggak extravaganza sebagaimana baju Lebaran biasa diartiken. Gue belanja di beberapa online shop yang budgetnya terjangkau. Oiya, sama beli sepatu The Little Things She Needs yang beli 2 seharga 230 ribu (FYI: gue belinya berdua sama Tiwi). 

Kemaren juga ada wacana mau beli hijab baru sama kaos kaki. Pas belanja bareng Tiwi (lagi), nambah jadi belanja baju. Tapi percayalah saudara sekalian, bahwa 5 kaos kaki, 1 hijab dan 1 kaos lengan panjang tebal itu nggak lebih dari 200 ribu! Soalnya kita belanjanya di Pasar Klender, hahaha. Kaos kaki cuma 5000an, hijab 35 ribuan yang udah panjang (biasanya di online shop langganan bisa 55 ribudan sweatshirt seharga 83 ribu ajuah. Gara-garanya Tiwi beli 2 baju--gratis 1. Jadilah 1 gratisan itu diambil gue. Kita sepakat total yang dibayar dibagi 3--dapet deh 83 ribu. Murah, kan :p

Berhuntunglah istri-istri seperti saya yang suaminya nggak gatel pengen beli baju Lebaran. Jadinya THR masih dalam kondisi aman, mwihihi :3

Ada yang punya cerita ngatur pengeluaran THR juga? :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar